TIMUR TENGAH dan AFRIKA BERGEJOLAK
Akhir-akhir ini negara timur tengah dan sebagian negara di africa melakukan revolusi terhadap Pemerintahan yang masih berkuasa, hal ini disebabkan rakyat merasa dirinya tidak di perdulikan oleh Pemerintah karena kesejahteraan rakyat tidak meningkat malahan para penguasa jadi kaya raya dengan hidup yang serba mewah sedangkan rakyatnya serba kekurangan.
Revolusi yang digalakan oleh rakyat dimulai dari Tunisia dimana masyarakat melakukan unjuk rasa besar-besaran untuk menggulingkan pemerintahan yang berkuasa yaitu Ben Ali karena dianggap tidak bisa mensejahterakan rakyatnya. Dan akhirnya Ben Ali pun mundur dari jabatanya yang telah dipimpinnya selama beberapa periode. Unjuk rasa ini juga menelan korban jiwa karena terjadi bentrok dengan aparat keamanan setempat dalam rangka membubarkan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh orang yang kontra dengan Pemerintah.
Setelah negara Tunisia sukses melakukan revolusi maka negara Mesir juga melakukan revolusi terhadap Pemerintahan Husni Mubarak yang telah memimpin Mesir selama 32 tahun. Walaupun rakyat melakukan unjuk ras dalam beberapa hari namun Pemerintahan Husni Mubarak tidak mau mundur bahkan melakukan aksi pembubaran unjuk rasa dengan membuat aturan jam malam. Dalam melakukan unjuk rasa juga terjadi bentrok dengan rakyat yang pro dengan Pemerintah sehingga menimbulkan korban jiwa. Pemerintah Husni Mubarak ini juga memperkaya dirinya tanpa memikirkan kesejahteraan rakyatnya, Walaupun negaranya kaya. Setelah didesak oleh negara-negara Arab, negara Eropa atau negara Amerika dan rakyatnya sendiri. Sehingga Husni Mubarak mengundurkan dirinya.
Setelah melihat negara-negara yang melakukan revolusi membuat rakyat Libya meminta Kolonel Muamar Khadafi untuk mundur dari Pemerintahan, namun sang Presiden malah melakukan pembantaian terhadap rakyatnya sendiri yang membelot atau menentangnya sehingga sampai saat ini terjadi perang saudara antara rakyat Libya sehingga korban jiwa tidak dapat dihindari dari kedua belah pihak untuk menghindari terjadinya perang saudara ini sebaiknya Kolonel Muamar Khadafi rela mungundurkan dirinya dari kursi Presiden Libya agar korban jiwa dikedua belah pihak ini tidak terjadi lagi.
Mohon maaf bila masih terdapat kesalahan dalam penulisan ini. Mohon kritik dan sarannya agar tulisan ini menjadi lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar