Minggu, 22 Mei 2011

Tips Perawatan Motor Yang Baik

Kalau motor sudah mulai rewel, paling nyebelin! Padahal hal itu gara-gara kita juga yang kurang merawat motor. Beberapa tips merawat motor , antara lain :

1. Cek Kondisi Oli

Oli mesin ini sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang seher, seher, dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep. Oleh karena itu, jika keberadaan minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, maka sebaiknya diganti. Ganti oli secara periodic dan gunakan sesuai dengan rekomendasi Pabrikan

2. Cek Kondisi Aki

Jangan dibiarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Tambah
Kan aki pada pagi hari.

Selain itu, jika baterei atau accu tersebut sudah melemah secepatnya diganti, sebab jika dipaksakan selain kedua kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih), korosi tersebut akan menjalar ke bagian kabel-kabel utama yang menghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian-bagian lainnya.

Oleh karena itu, jika terjadi hal itu, arus listrik yang dihantarkan baterei atau accu tidak sempurna dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen dinamo, kontak mesin maupun switch lampu. Satu hal yang perlu diperhatikan jika accu sudah lemah atau tidak mampu di starter dan distarter, jangan dipaksakan dengan mendorong sepeda motor untuk menghidupkannya. Sebab bisa merusak gigi transmisi.

3. Periksa Rantai dan Gir

Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa membuat rantai copot dari girnya, sementara terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cek juga kondisi gir, jika sudah tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus. Bahaya kan, kalo lagi ngebut tiba-tiba putus rantai?

4. Periksa Kabel Koil dan Busi

Perhatikan keberadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi. Jika sudah cukup umur dan sudah terlihat ada retakan dan pengerasan pada kabel tersebut, maka sebaiknya diganti. Juga perhatikan keberadaan busi karena busi sangat vital untuk kelancaran sebuah mesin kendaraan.

5. Perhatikan Selang Bensin

Komponen lainnya yang perlu diperhatikan selang bensin ke karburator. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis yang mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa ke karburator. Yang pada akhirnya akan terjadi penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator sehingga mengganggu sistem pembakaran.

6. Panaskan Mesin paling lama 2 Menit

Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, tak perlu lama-lama cukup 1-2 menit. Ini supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Jangan terlalu lama memanaskan karena akan membuat pipa knalpot menguning selain itu pastinya jadi buang-buang bensin.

7. Periksa tekanan angin ban

Jangan terlalu keras dan juga jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak.

8. Gunakan Selalu Sparepart Asli

Lebih baik mahal sedikit, tapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli, meski murah tapi tapi daya tahan kurang.

Tip Praktis Pengambilan Gambar dengan Kamera

1. Cara memegang Kamera Video.

Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak mudah goyah. dapat digerakkan ke berbagai posisi, tergantung dari sudut pengambilan yang diinginkan – pada banyak kondisi gunakan selalu tripod untuk menjaga gambar tetap stabil.

2. Zoom.

Hindarkan penggunaan tehnik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar yang dapat berakibat tidak bergunanya gambar yang terekam.

3. Suara.

Perlu diperhatikan mengenai suara. Bila kita tidak menggunakan earphone, kamera tetap merekam suara-suara latar yang tidak diperlukan, maka jangan mengeluarkan suara yang tak perlu atau berbicara ketika sedang merekam.

4. Peraturan 10 detik.

Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lamadam hindarkan pergerakan-pergerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu kondisi sekurangnya dalam 10 detik. Ini akan memudahkan editor film untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan. Ingat untuk tetap menghitung sampai 10 detik, meskipun pada kondisi yang sulit, 10 detik ini terasa lama.

5. Panning (mengambil gambar bergerak secara horizontal) dan tilting (mengambil gambar bergerak secara vertikal)

Sebaiknya digunakan secukupnya saja bila ingin mendapatkan gambar dasar dengan berpindah posisi gambar, atau bila kita sudah berpengalaman sebagai operator film. Bila kita memutuskan untuk melakukan panning, gerakkanlah kamera sehalus yang kita bisa. Ingat selalu aturan10 detik untuk setiap gambar diam/statis pada awal dan juga pada akhir pengambilan gambar panning. Selalu lebih baik mengambil banyak gambar statis, dan ingat juga bahwa nantinya gambar yang kita ambil akan diedit kembali oleh editor. Penggunaan panning sebaiknya jangan terlalu lama (antara3-5 detik).

6. Fokus, Exposure and White Balance (keseimbangan warna)

Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat fokuskan selalu pada jarak ideal ke objek yang kita inginkan untuk direkam dan ketika kita melakukan zoom jauh semuanya terlihat fokus – bila kita melakukan zoom pada objek terdekat terlebih dahulu lalu kita zoom pada objek lain di kejauhan (contohnya hewan di kejauhan) maka akan membuat gambar sama sekali tidak fokus. Adanya perbedaan antara objek yang samar dan objek utama yang jelas adalah sangat penting. Bahkan objek yang hanya sedikit tidak fokus akan membuat film menjadi tidak berguna.

7. Tanggal dan Waktu.

Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar film yang terekam, ini akan membuat film sama sekali tidak dapat digunakan . Penulisan tanggal dan waktu pada layar film tidak membuktikan bahwa film ini diambil pada saat yang tertulis dilayar, karena bisa saja yang tertulis tanggal 5 November 1950-tidak menjamin pengambilan film tersebut pada tahun 1950, bisa saja setiap orang merubah tanggal dan waktu tersebut. Namun, sebaiknya kita selalu merekam suara kita pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi dan negara dimana kita merekam gambar- cara inilah yang dapat merekam secara permanen informasi waktu dan tempat pengambilan film. Hal ini sangatlah penting dan seringkali terlupa, dan bila kita lupa apa dan dimana persisnya sebuah gambar diambil.

8. Cutaways (gambar pengisi).

Bila kita merekam sebuah obyek, kegiatan ataupun wawancara kita perlu selalu mengambil gambar yang lain. Sebagai contoh, bila kita merekam sebuah wawancara kita perlu untuk merekam juga kantor orang yang kita wawancarai atau sesuatu yang lain untuk memberikan penjelasan tambahan bagi film wawancara kita. Kita lihat contoh lain, bila kita membuat film tentang orang utan, jangan lupa untuk merekam hutan dimana mereka tinggal dan kebakaran hutan yang merusakan habitatnya. Ini akan membuat sebuah film lebih informatif.

Pelanggaran batas Indonesia oleh malaysia

Luasnya wilayah Indonesia dari cabang samapi marauke membuat aparat keamanan indonesia yaitu TNI kewalahan dalam menanggani kasus pelanggaran batas teritorial Indonesia karena alutsista yang dipunyai oleh Indonesia kurang memadai. Contoh seperti pemindahan tapal batas Indonesia oleh malaysia di pulau kalimantan diman tapal batas Indonesia digeser kurang lebih 10km dari tapal batas yang aslinya.

Pelanggaran batas teritorial oleh malaysia harus ditindak dengan tegas kapan perlu dengan menggunakan kekuatan militer karena terlalu sering malaysia melanggar batas Indonesia sehingga malaysia sadar dalam mimpinya bahwa dia telah melanggar batas negara Indonesia. Sepert blok ambalat yang jelas – jelas milik Indonesia malah diklaim milik malaysia. Itu sungguh ironi karena sejak kemerdekaan batas blok ambalat itu sudah menjadi milik Indonesia.

Setelah simpadan dan ligitan diambil oleh malaysia, jangan sampai wilayah lain menjadi miliknya karena wilayah NKRI adalah “HARGA MATI”.

Pelanggaran batas teritorial Indonesia merupakan suatu penghinaan bagi bangsa Indonesia, karena bangsa Indonesia adalah Negara yang berdaulat. Untuk itu aparat TNI harus bertindak tegas setiap penggaran yang di lakukan oleh negara manapun.

Wisata sejarah di pulau penyengat di provinsi Kepulauan Riau

Pulau Penyengat atau Pulau Penyengat Inderasakti dalam sebutan sumber-sumber sejarah, adalah sebuah pulau kecil yang berjarak kurang lebih 6 km dari Kota Tanjung Pinang, pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini berukuran kurang lebih 2.500 meter x 750 meter, dan berjarak lebih kurang 35 km dari Pulau Batam. Pulau ini dapat dituju dengan menggunakan perahu bot atau lebih dikenal bot pompong. Dengan menggunakan bot pompong, memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.

Pulau Penyengat merupakan salah satu obyek wisata di Kepulauan Riau. Salah satu objek yang bisa kita liat adalah Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur, makam-makam para raja, makam dari pahlawan nasional Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan di Bukit Kursi lengkap dengan meriam yang mengarah ke laut.

Pada abad ke-18, Raja Haji membangun sebuah benteng di Pulau Penyengat, benteng tersebut tepatnya berada di Bukit Kursi, disana ditempatkan beberapa meriam sebagai basis pertahanan Bintan. Di Bukit kursi ini kita bisa melihat lautan di sekitar palau penyengat karena posisi Bukit Kursi ini berada Di ketinggian pulau penyengat.

Raja Ali Haji menguasai wilayah istrinya Raja Hamidah tahun 1804. Anaknya kemudian memerintah seluruh kepulauan Riau dari Pulau Penyengat. Sementara itu, saudara laki-lakinya memerintah di Pulau Lingga di sebelah selatan dan mendirikan Kesultanan Lingga-Riau.

Perjalan wisata sejarah ini menambah pengalaman kita tentang sejarah negara Indonesia pada masa penjajahan sampai Negara Indonesia Merdeka.

Koruptor yang tidak tau diri

Seolah – olah negeri Indonesia yang tercinta ini penuh dengan masalah yang disebut dengan korupsi yang tidak ada hentinya. Seakan – akan korupsi ini sudah menjadi suatu tradisi yang tidak bisa di berantas walaupun lembaga yang menangani masalah korupsi ini sudah di bentuk yang bernama KPK tapi juga kewalahan dalam mengani kasus korupsi. Karena kasus korupsi terlalu banyak terjadi.

Banyak yang sudah ditangkap oleh KPK baik dari pemimpin daerah seperti gubernur, bupati maupun walikota dan dari kalangan anggota dewan baik pusat maupun daerah. Untuk itu pemerintah harus serius lagi dalam menagani kasus korupsi ini. Karena apabila di biarkan maka bangsa Indonesia tidak akan pernah maju melainkan menjadi bangsa bobrok baik dari segi mental maupun otaknya.

Seperti yang baru- baru ini terjadi pada lembaga negara yang bernama kemenpora, dimana salah satu pegawai terlibat korupsi dana pembangunan asrama atlit untuk Seagames di palembang. Padahal dana tersebut di peruntukan untuk asrama atlit bukan untuk dana milik pribadi.

Kasus ini juga melibatkan anggota dewan DPR RI tapi masih dalam pemeriksaan oleh KPK. Seharusnya anggota dewan dipercaya oleh rakyat untuk menyampaikan imspirasi bukan malah terlibat dalam permainan kotor ini yang bernama “korupsi”.

Apabila ada tulisan yang salah saya mohon maaf dan tolong beri kritik dan sarannya agar tulisan ini menjadi sempurna.