Negara libya yang mencekam
Seorang pemimpin libya yang bernama Muamar Khadafi sampai saat ini tetap mempertahankan kepemimpinanya walaupun negaranya sedang dilanda perang saudara maupun gempuran yang dilancarkan oleh pasukan NATO yang didukung oleh negara – nagara barat. Perang ini terjadi disebabkan oleh gaya kepemimpinan Muamar Khadafi yang otoriter terhadap rakyatnya sehingga rakyatnya memberontak . walaupun demikian Muamar Khadafi tidak bergeming untuk mundur dari jabatanya sebagai Presiden Libya sampai titik darh penghabisan.
Mungkin dibalik terjadinya perang ini, adanya isu negatif yang menyatakan negara – negara barat ingin merebut minyak yang terkandung di dalam perut bumi yang berada di negara Libya yang di perkirakan habis di ekplorasi sekitar 80 tahun kedepan. Isu ini belum tentu benar karena belum ada yang berani menyatakan kebenaran isu tersebut.
Namun dibalik itu seharusnya perang yang terjadi di Negara Libya tidak terjadi karena dapat mengorbankan rakyat sipail yang tidak bersalah juga mengalami luka maupun meninggal dunia. Seharusnya NATO mendamaikan konflik ini bukan malah menambah suasana yang mencekam dengan memborbardir kediaman Muamar Khadafi yang dapat menyulut kemarahan bagi pendukung setia Muamar Khadafi sehingga konflik ini tidak akan reda malah makin tambah parah dan berlarut – larut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar