Minggu, 22 Mei 2011

Komplikasi Influenza Bisa Mematikan

Banyak orang mengira bahwa influenza adalah batuk pilek biasa yang bisa sembuh dengan sendirinya. Padahal influenza bukanlah flu biasa, bahkan komplikasinya bisa mematikan.

Masyarakat Indonesia pada umumnya menganggap influenza sebagai penyakit flu ringan yang dapat diobati dengan obat-obatan yang dijual bebas.Padahal, obat-obatan tersebut hanya membantu mengatasi sebagian gejala influenza, tetapi tidak dapat melumpuhkan virus influenza. Akibatnya, penyakit akan tetap berlanjut bahkan berisiko untuk dapat menyebabkan komplikasi yang serius.

influenza dapat menyebabkan komplikasi serius, misalnya sebagai berikut:

  1. Sinusitis
  2. Pneumonia (radang paru-paru)
  3. Miokarditis (peradangan dan kelemahan otot jantung)
  4. Perikarditis (iritasi dan pembengkakan pada perikardium, yaitu kantung yang mengelilingi jantung)
  5. Ensefalitis (peradangan otak)


Untuk orang yang kekebalan tubuhnya kuat mungkin 3 hari sudah sembuh. Tapi untuk orang dengan kekebalan tubuhnya buruk bisa menyebabkan pneumonia. Ada pula proses radang, yang juga bisa terjadi di otot jantung. Jadi virus influenza menstimulasi radang. Bukan virusnya yang berbahaya, tapi radangnya yang menyebabkan komplikasi

kelompok yang berisiko mengalami komplikasi influenza adalah sebagai berikut:

  1. Orang usia lanjut
  2. Anak-anak (di bawah usia 5 tahun atau di atas 5 tahun yang memiliki asma)
  3. Dewasa muda yang menderita penyakit kronik seperti asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik), penyakit jantung kronik, Diabetes Melitus, gagal ginjal kronik, HIV.
  4. Wanita hamil.


Cara paling efektif untuk mencegah influenza atau komplikasi lain yang timbul dari penyakit ini adalah melalui vaksinasi. Cara ini dapat mencegah hingga 70-90 persen risiko terkena influenza pada orang dewasa sehat, 60 persen pada lanjut usia dan menurunkan risiko kematian hingga 80 persen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar